......Penuhilah janji: Sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya.(Qs.Al-Isro(17): 34)
Sebagai mahluk sosial manusia tidak akan bisa lepas berhubungan dengan pihak lain,maka ketika akan mengadakan pertemuan terprogram atau pemilihan biasanya dilakukan janji kapan dan dimana akan dilaksanakan pertemuan itu atau apa yang akan dia lakukan sebagai garansi untuk kita percaya akan kata-kata teman atau kerabat.
Terlebih lagi dengan kemudahan komunikasi telepon genggam dan akses internet yang sangat mudah ditemukan belakangan ini semakin mudah utuk mengumbar janji janji,terlebih ketika mereka atau kita membutuhkan sesuatu.
Dalam islam janji itu bukanlah hal yang sepele tetapi hal itu merupakan tanda-tanda diantara kualitas keimaman seseorang,Nabi shollaohu'alaihi wasallam bersabda ; Tidak ada iman pada orang-orang yang tidak ada amanah dalam dirinya dan tidak ada agama pada orang yang tidak bisa dipegang janjinya.(HR.Ahmad 3/135)dan hadist lainnya Rosululloh bersabda ; Tanda-tanda orang munafiq itu 3;apabila berkata dia dusta,dan apabila berjanji dia tidak ditepati dan apabila dipercaya dia berkhianat(HR.Muttafaq'alaih)
Macam-macam perjanjian :
1.Perjanjian dengan Allah SWT
Manusia adalah mahluk yang sangat lemah dan kecil bila dibanding langit,bumi dan gunung secara fisik,dengan seluruh keterbatasan dia berani melakukan perjanjian dengan Allah SWT untuk memikut amanah yang sangat berat;Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat(tugas-tugas keagamaan) kepada langit,bumi dan gunung-gunung,semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhinatinya,dan dipikullah amanat itu oleh manusia.
" Sesungguhnya manusia sangat zalim dan amat bodoh,sehingga Allah mengazab orang-orang munafik bai itu laki-laki ataupun perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan sehingga Allah menerima taubat orang mukmin laki-laki dan perempuan .Allah maha pengampun lagi maha penyayang.(Qs.Al Ahzab(33):72-73).
a.Dua kalimat Syahadat
Seorang muslim telah berjanji kepada Allah SWT dengan dua kalimah syahadatnya yang menegaskan bahwa tiada yang disembah kecuali hanya kepada Allah dan tidak akan ada yang dijadikan suri tauladan dalam kehidupan kecuali Rosululloh.
b.iyyaka nakbudu wa iyyaka nasta'in
c.inna sholati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi robbil'alamin.
2.Perjanjian dengan manusia
Janji bagaikan harapan yang disematkan seseorang,sampai kapanpun harapan itu terus menjadi penantian,maka ketika penantian tak kunjung datang akan menggoreskan luka dalam jiwa,akan menghasilkan kekecewaan yang berujung pada retaknya persahabatan atau akan menurunkan tingkat kepercayaan orang lain padanya.
No comments:
Post a Comment