Era globalisasi membuat kita harus berjalan semakin cepat banyaknya peradaban serta budaya yang masuk kedalam kehidupan masyarakat kita terutama bahasa pentingnya kita mempelajari bahasa negara dan suku lain tak lain agar kita dapat barinteraksi langsung dengan mereka.
perlunya kita mempelajari bahasa asing atau daerah lain agar kita lebih mudah dalam mempelajari kultur dan budaya yang mereka bawa,banyak investor asing yang masuk kenegri ini dengan membawa budaya mereka masing-masing ada terkadang kita melihat kurang maksimalnya pengawasan didirjen imigrasi terhadap tenaga kerja asing yang masuk kedalam negara kita yaitu dalam peraturan yang berlaku jelas dan gamlang menjelaskan bahwa seluruh tenaga kerja asing yang masuk dalam wilayah NKRI adalah tenaga ahli yang keahliannya wajib ditularkan kepada anak bangsa ini bahasa kebanyakan dari mereka tidak paham dengan kultur,budaya dan bahasa indonesia sama sekali lebih seringnya mereka selalu memakai visa turis sebelum terjun kedalam pekerjaannya disamping itu perbendaraan bahasa mereka yang minim menyulitkan pekerja yang ada dinegri ini dengan bahasa internasionalpun terkadang mereka binggung.
Bagimana langkah kongrit pemerintah yang seharusnya melindungi serta memberikan kehidupan yang layak kepada masyarakatnya apabila hal seperti ini dibiarkan berlarut-larut maka akan membuat mereka semakin merajalela,saat in hampir semua sektor telah mereka kuasai untuk memonopili dalam hal kecil sekalipun sudah banyaknya kontraktor asing yang mengerjakan proyek yang diberikan oleh bangsa mereka sendiri supplierpun sama bangsa tertentu akan memonopolinya juga contoh hal kecilpun mereka sudah merambahnya sehingga pengusaha kecil negri ini akan menjadi mati dengan sendirinya tanpa bisa berbuat banyak akibat kurangnya pengawasan yang relevan yang dilakukan oleh aparat pemerintah dan para pengawas yang ditugaskan untuk selalu memberikan informasi terkait masalah-masalah tersebut.
Perlu adanya sosialisasi kepada bangsa asing tentang kultur bangsa ini banyak dari mereka yang datang serta memandang rendahnya derajat bangsa ini membuat mereka semena-mana,banyaknya bangsa asing yang tidak memahai watak dan budaya negri ini, kepada mereka usia belia karena orang asing harus dipanggil mister untuk bisa bicara kepada orang-orang tersebut,sebaliknya mereka terhadap bangsa negri ini tidak menghormati apalagi menghargainya kalo ada komunikasi selalu namanya saja padahal dari segi usia orang tersebut jauh lebih tua dari mereka kultur sopan santun yang menjadi kebangsaan negri ini tidaklah dipelajari dengan baik oleh meraka terutama bangsa KOREA yang memang latar belakangnya adalah seorang buruh kasar pada saat mereka masuk kedalam negri ini mereka mendapatkan kemewahan yang sangat berlimpah.
No comments:
Post a Comment